Ahmadinejad! David di Tengah Angkara Goliath Dunia

Ahmadinejad! David di Tengah Angkara Goliath Dunia

by Muhsin Labib

Pertanyaan ini mungkin terlontar dari mulut sesetengah orang terutama bagi mereka yang tidak mengikuti sepenuhnya situasi politik Timur Tengah yang kian panas itu.Menurut kami, perkara ini menarik diperhatikan kerana sebenarnya banyak penjelasan yang dapat diberikan.

* Keempat, dia bukan perwira militer yang dapat membangunkan jaringan yang kuat dalam institusi militer yang memungkinkannya masuk ke kancah politik, apa pun risiko dan bagaimana pun caranya.

* Kelima, dia bukan bangsawan ataupun anak seorang pahlawan yang disegani sehingga dengan mudah meraih simpati walaupun tidak mempunyai taraf pendidikan yang cukup tinggi.

* Keenam, dia tidak juga mempunyai susuk tubuh yang besar.

* Kelapan, dia masih muda, seorang yang kuat bekerja dan mempunyai komitmen yang tinggi kepada negara dan bangsa serta ideologinya sehingga dia tidak pernah panik menangani ancaman asing dan yang terpenting dia bebas rasuah, tidak mempunyai pakatan sulit dan mementingkan kaum kerabat bagi mengisi pelbagai jawatan.Fakta-fakta di atas dan kekaguman yang luar biasa di kalangan bangsa Indonesia terutamanya para mahasiswa terhadap MAN semasa beliau berkunjung ke Indonesia adalah satu keajaiban dan dijadikan sebagai kaca cermin bagi bangsa Indonesia.Sebenarnya, menghadirkan visi dan pemikiran politik MAN bukanlah tujuan utama tetapi ia adalah harapan kami kepada pemimpin yang memartabatkan tanah air tercinta.

Itulah yang menjadi penyuntik semangat kami berempat bagi menghadap komputer selama kira-kira satu bulan menyelesaikan penulisan buku ini.Ini bukan buku agama yang pada umumnya gagal dalam mempertahankan objektif dan penuh dengan persepsi hanya dari satu pihak tertentu sahaja.

  • Language: Indonesian
  • Category: Nonfiction
  • Rating: 3.62
  • Pages: 303
  • Publish Date: 2006 by Hikmah
  • Isbn10: 9791140057

What People Think about "Ahmadinejad! David di Tengah Angkara Goliath Dunia"

2# ESPN European League: Which League is the Best Ahmadinejad - Obama Ahmadinejad represents Lega Calcio Serie A. *** Buku ini memberikan sisi menarik dari salah satu karakter yang kontroversial, dielu-elukan di satu sisi dan dimusuhin di sisi lain *jadi inget Two-Face di kisah Batman*. Saat membaca hingga menyelesaikannya minggu lalu yang terbayang dalam benakku adalah tiga skenario akan hubungan Mahmoud Ahmadinejad sang presiden Republik Islam Iran dengan Barrack Obama, presiden berkulit hitam pertama Amerika Serikat dalam sejarah panjang negara mereka. 1# MTV Celebrity Deathmatch: Ahmadinejad vs Obama Salah satu program MTV yang menurut wikipedia, merupakan parodi para selebriti (selebritas (sp?) yang dibentuk dari tanah liat dan ditempatkan dalam ring gulat satu lawan satu. Pertunjukan ini biasanya berakhir dalam kematian salah satu selebritis dengan cara yang mengerikan. Juventus adalah rejim Syah yang menguasai liga Italia ini selama beberapa dekade tanpa ada persaingan serius kecuali oleh AC Milan dan Internazionale (beberapa lebih suka menyebut mereka Inter Milan). 3# Utopia dalam Diplomasi Luar Negeri: Ahmadinejad X Obama Ahmadinejad tidak bisa dipungkiri adalah seorang tokoh kontroversial, tapi Obama juga demikian. Kenapa kita harus terlibat dalam perang ketika kita bisa duduk bareng dan membicarakan apa yang terbaik bagi semua pihak?

Very simple biography which made me wanna know more bout him.

"Jika nuklir ini jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya, mengapa kalian sebagai adikuasa memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini baik bagi kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?" "Jika Holocaust benar-benar terjadi maka Eropa (Jerman) lah yang harus menanggungnya, bukan Palestina.

Suatu sosok yang telah menggegerkan dunia dengan keberanian opini dan pendapatnya, baik mengenai Nuklir, Israel, ataupun Holocaust. Selain lewat buku ini, di Metro TV pun telah ada biografi mengenainya di Metro TV.

Tentang perjuangan sebuah hidup, agar ruh suci yang ditiupkan Tuhan ke dalam tubuh jasmani kita bisa kembali kepada-Nya dalam keadaan terbaiknya. Karena setiap kebaikan datang dari satu sumber yang sama: ruh Tuhan.

Buku ini menceritakan tentang kondisi Iran awal reformasi paska kekuasaan monarki Pasya Pahlevi, serta perjalanan dan sepak terjang sang presiden hingga menduduki posisi orang no 1 di Iran, yang notabene adalah negara yang selalu di pimpin golongan Tua dari para "Imam"/ ahli agama.

thank God, according tu mi, Ahmadinejad jadi sosok yang kaya oase di padang pasir..bo, hari gini ada PEMIMPIN bisa ga silau KEKUASAAN sama HARTA?