Nusantara: Sejarah Indonesia

Nusantara: Sejarah Indonesia

by Bernard H.M. Vlekke

Nusantara merupakan salah satu deskripsi sejarah Indonesia yang ditulis secara mendalam namun populer.

Berbeda dengan buku sejarah selebihnya, Vlekke menampilkan proses sejarah Indonesia tanpa terlalu memusatkan proses pada perluasan kolonialisasi.Dalam buku ini Vlekke misalnya memaparkan bahwa perang agama sangat langka di Jawa dan boleh jadi penyebabnya adalah sinkretisme terpelihara sejak zaman dulu.

Kisah lain yang langka adalah perubahan tabiat orang Belanda yang rajin di tanahairnya (Homo batavus), namun jadi pemalas ketika tinggal di Batavia (Homo bataviensis).Edisi Indonesia buku ini merupakan terjemahan edisi revisi 1963.

Oleh karena itu, buku ini seolah-olah berisi dongeng Indonesia pada masa silam.

  • Language: Indonesian
  • Category: History
  • Rating: 4.02
  • Pages: 450
  • Publish Date: 2008 by Kepustakaan Populer Gramedia

What People Think about "Nusantara: Sejarah Indonesia"

Membaca buku setebal ini dengan rentang sejarah panjang tentunya anda akan dihadapkan pada banyak harapan: akan seperti apa wajah Nusantara ditangan Vlekke? Bab yang mengupas pergerakan nasional Indonesia dan tanda-tanda kelahiran sebuah bangsa baru itu menceritakan akhir Hindia Belanda dengan klimaks dramatis melalui 3 alinea. Dengan tiga kalimat terakhir, buku ini ditutup melalui , "Begitu Singapura jatuh, nasib Jawa pun terkunci. Namun kelebihan buku ini adalah untuk mereka yang baru memulai lagi mencerna apa itu sejarah. Buku ini akan terasa menantang dan menyajikan sejarah sebagai sebuah menu yang diracik seorang koki handal.

NUSANTARA: a history of indonesia" , mulai ditulis pada tahun 1941, tepat rentang terakhir dari rentang waktu yang hendak dikisahkan sejak awal ditemukannya bukti-bukti tertulis di indonesia: diawali oleh deskripsi geografis, dan diakhiri oleh deskripsi situasi perang revolusi. bila buku ini ditulis hingga rentang waktu 1941 dan tepat pada tahun itu pulalah ia memulai menulis, bagaimana mungkin buku ini sudah bercerita perihal perang revolusi?

Majapahit adalah model negara kesatuan Indonesia di masa silam meskipun masa kejayaannya hanya singkat (1293-1389), sebagai simbol kesatuan Indonesia, Majapahit merupakan simbol pergerakan nasional Indonesia sebagai model kesatuan politik di masa silam Nusantara ini diawali dari bab Fajar Sejarah Indonesia yang mengisahkan teori asal-muasal orang pribumi dan bahasa yang dipakai masa itu. Berisi fakta dan catatan kuno sejarah bangsa lain yang merujuk pada keberadaan dan kehadiran orang Nusantara di masa lampau, termasuk asal mula keyakinan Nusantara yang bersifat sinkretisme di masa itu. Bernard H.M Vlekke menuliskan riwayat Nusantara secara terperinci, mulai dari penemuan Homo erectus yang menunjukan adanya suatu peradaban masa lampau Indonesa di jaman prasejarah, kemudian diawali dengan imperium kuno Jawa dan Sumatra--kerajaan Hindu dan Budha yang memberi entitas lain Nusantara di masa lalu. Tidak mudah menyelesaikan buku ini tanpa pemikiran yang rasional dan logis, seringkali saya bertanya dalam beberapa bab dalam buku ini mengenai pertanyaan kecil terhadap sistem kolonial, maupun pemerintah kuno raja-raja Jawa jaman dahulu. Membaca buku ini membuka wawasan dan pandangan baru dalam memahami dan memaknai sejarah Indonesia, terutama melihat sejarah bangsamu yang ditulis melalui kacamata orang asing.

(owh apakah ini hanya perasaanku saja???) Ada sedikit keluhan saat saya membaca buku ini, yang pertama dikarenakan terjemahannya kurang rapi, dan yang kedua adalah hilangnya beberapa bagian tentang kolonialisme pada cetakan awal-yang sengaja dihilangkan oleh Vlekke.

Bahkan apa yang terjadi pada ratusan tahun lalu masih terlihat pada situasi hari ini, dalam institusi-institusi maupun dalam kondisi sosial-politik-ekonomi Indonesia.

Niat berdagang ternyata tidak cukup untuk mengatasi persoalan persaingan dengan Bangsa-bangsa Eropa sendiri di wilayah baru, yang sebelumnya telah diduduki oleh Bangsa Portugis. Cara penyuguhannya yang ringan kemudian diikuti oleh ilustrasi-ilustrasi dan detail-detail yang kaya akan data menciptakan karya ini tidak bisa disebut karya sejarah biasa. Dari sisi moneter, pertanahan, keagamaan, dan bahkan beberapa Introduksi tanaman yang bukan khas Indonesia yang sekarang ini telah banyak mengubah landskap Indonesia. Dalam bidang moneter, Vlekke menggambarkan bagaimana pemerintah Belanda pada saat periode kerajaan Mataram dan Banten kebingungan dengan beredarnya koin-koin cetakan lokal dari Madura, Cirebon serta koin-koin timbal dari Palembang dan Bali yang banyak beredar. Atau tentang awal berdirinya Batavia, menurut Vlekke, yang dibangun oleh Jan Pieterszoon Coen merupakan strategi untuk memenangkan persaingan jalur perdagangan antar Asia dengan mengontrol laut Jawa. Walaupun pohon kopi Van Hoorn tidak bisa tumbuh subur di tanah Jawa, namun eksperimennya dilanjutkan oleh Zwaardecroon dan Chastelein dengan sangat berhasil. Adalah Witsen yang kemudian merealisasikan pembudidayaan tanaman kopi secara lebih luas, yaitu dengan membagikan bibit-bibit kopi di kalangan para kepala daerah di sekitar Batavia dan Cirebon (hal. Berbagai data disuguhkan oleh Vlekke, inilah yang membuat buku ini menarik. Buku ini patut dipakai sebagai atat pelacak sumber data yang bermanfaat bagi penelitian historis walaupun pembaca berhak memiliki penilaian sendiri terkait argument-argumen Vlekke tentang Indonesia sebelum revolusi kemerdekaan.